
Betapa banyak orang sukses di sekeliling kita. Sebaliknya betapa banyak pula orang gagal di sekitar kita. Kenapa orang bisa sukses dan kenapa pula orang bisa gagal? Pertanyaan tersebut senantiasa menyelimuti kita. Pada umumnya kita kagum terhadap orang yang sukses dalam hidupnya. Bahkan, terkadang orang merasa iri terhadap kesuksesan orang lain.
Sebagai contoh, kita merasa kagum kepada seorang Mas’ud Casan. Dialah pemilik Penerbit Pustaka Pelajar dengan beberapa toko buku besar di Yogyakarta. Kenapa dia bisa sesukses itu? Padahal sebelumnya dia hanyalah seorang penjual buku-buku bekas. Kenapa teman-temanya sesama penjual buku yang jumlahnya mencapai ratusan orang tidak bisa seperti Mas’ud Casan. Apa yang membedakan?
Buku ini bisa menjawab beberapa pertanyaan tersebut. Ternyata sukses tidaknya seseorang itu tergantung pikirannya (hal. 3). Sukses adalah buah dari berpikir baik. Mustahil berpikir buruk berbuah sukses. Dengan kata lain, jauh sebelum sukses Mas’ud Casan telah berpikir bahwa apapun yang terjadi suatu saat nanti akan sukses. Dalam pikirannya, nanti dia akan memiliki toko buku yang besar, memiliki karyawan yang banyak, sehingga dia lebih mudah dalam menjual buku. Bahkan dalam pikirannya, dia akan memiliki sebuah penerbit buku terbesar di Indonesia.
Pola pikiran semacam itulah yang kemudian bisa memacu kesuksesan seseorang. Pola pikir menurut penulis buku ini adalah hal-hal yang dipercayai mempengaruhi perilaku dan sikap seseorang, yang akhirnya akan menentukan tingkat keberhasilan hidupnya, sikap mental tertentu atau watak yang menentukan respons dan pemaknaan seseorang terhadap situasi.
Dr. Suparman Sumahamijaya, seorang enterpreneur dan motivator sejati tahun 1980-an, menyatakan bahwa pikiran itu bagaikan tanaman. Kita harus merawat, menyirami, bahkan jika diperlukan kita perlu memangkasnya. Jiwa pikiran seperti sawah yang subur. Di dalam sawah pikiran yang subur itu segala benih apa saja dapat tumbuh dan berkembang biak dengan cepat, baik rumput liar, alang-alang ataupun benih-benih yang memajukan dan memperkaya, memperindah tanaman sawah kita. Karena itu kita harus waspada terhadap jenis bih yang masuk ke dalam sawah pikiran kita, agar benih yang merusak tidak akan tumbuh ke dalam pikiran kita yang subur itu.
Buku ini merupakan salah satu buku motivasi yang telah menginspirasi berjuta-juta orang di dunia dan telah diterjemahkan dalam 25 bahasa, luar biasa. Buku yang terbit pertama kali tahun 1902 (106 tahun yang lalu) ini merupakan magnum opus (karya agung) dalam bidang motivasi yang senantiasa aktual sepanjang masa. Bahkan banyak motivator-motivator handal dunia yang terlahir dari buku ini, semisal: Abthony Robbins dengan buku Unlimited Power-nya, Norman Vincent Peale dengan Change Now!-nya, Dennis Waitley sampai Jack Cansfield (hal. X).Di tengah kondisi bangsa yang sedang prihatin karena krisis diberbagai bidang kehidupan ini, sangat bijaksana apabila kita mau membaca, mencerna dan mempraktekkan pesan buku ini. Jangan sampai kehidupan rakyat kita semakin terperosok karena disebabkan oleh pikiran-pikiran negatif. Kita harus selalu berpikir positif bahwa kita akan segera bangkit, terbebas dari krisis yang melilit. Selamat membaca!
Sebagai contoh, kita merasa kagum kepada seorang Mas’ud Casan. Dialah pemilik Penerbit Pustaka Pelajar dengan beberapa toko buku besar di Yogyakarta. Kenapa dia bisa sesukses itu? Padahal sebelumnya dia hanyalah seorang penjual buku-buku bekas. Kenapa teman-temanya sesama penjual buku yang jumlahnya mencapai ratusan orang tidak bisa seperti Mas’ud Casan. Apa yang membedakan?
Buku ini bisa menjawab beberapa pertanyaan tersebut. Ternyata sukses tidaknya seseorang itu tergantung pikirannya (hal. 3). Sukses adalah buah dari berpikir baik. Mustahil berpikir buruk berbuah sukses. Dengan kata lain, jauh sebelum sukses Mas’ud Casan telah berpikir bahwa apapun yang terjadi suatu saat nanti akan sukses. Dalam pikirannya, nanti dia akan memiliki toko buku yang besar, memiliki karyawan yang banyak, sehingga dia lebih mudah dalam menjual buku. Bahkan dalam pikirannya, dia akan memiliki sebuah penerbit buku terbesar di Indonesia.
Pola pikiran semacam itulah yang kemudian bisa memacu kesuksesan seseorang. Pola pikir menurut penulis buku ini adalah hal-hal yang dipercayai mempengaruhi perilaku dan sikap seseorang, yang akhirnya akan menentukan tingkat keberhasilan hidupnya, sikap mental tertentu atau watak yang menentukan respons dan pemaknaan seseorang terhadap situasi.
Dr. Suparman Sumahamijaya, seorang enterpreneur dan motivator sejati tahun 1980-an, menyatakan bahwa pikiran itu bagaikan tanaman. Kita harus merawat, menyirami, bahkan jika diperlukan kita perlu memangkasnya. Jiwa pikiran seperti sawah yang subur. Di dalam sawah pikiran yang subur itu segala benih apa saja dapat tumbuh dan berkembang biak dengan cepat, baik rumput liar, alang-alang ataupun benih-benih yang memajukan dan memperkaya, memperindah tanaman sawah kita. Karena itu kita harus waspada terhadap jenis bih yang masuk ke dalam sawah pikiran kita, agar benih yang merusak tidak akan tumbuh ke dalam pikiran kita yang subur itu.
Buku ini merupakan salah satu buku motivasi yang telah menginspirasi berjuta-juta orang di dunia dan telah diterjemahkan dalam 25 bahasa, luar biasa. Buku yang terbit pertama kali tahun 1902 (106 tahun yang lalu) ini merupakan magnum opus (karya agung) dalam bidang motivasi yang senantiasa aktual sepanjang masa. Bahkan banyak motivator-motivator handal dunia yang terlahir dari buku ini, semisal: Abthony Robbins dengan buku Unlimited Power-nya, Norman Vincent Peale dengan Change Now!-nya, Dennis Waitley sampai Jack Cansfield (hal. X).Di tengah kondisi bangsa yang sedang prihatin karena krisis diberbagai bidang kehidupan ini, sangat bijaksana apabila kita mau membaca, mencerna dan mempraktekkan pesan buku ini. Jangan sampai kehidupan rakyat kita semakin terperosok karena disebabkan oleh pikiran-pikiran negatif. Kita harus selalu berpikir positif bahwa kita akan segera bangkit, terbebas dari krisis yang melilit. Selamat membaca!
1 komentar:
pak sigit mau onani intelektual ya! dengan menjadi penerbit! tapi, bagus juga punya teman penerbit baru, bisa nerbitin buku puisi ga? bisa ya. please... hehehe... www.sorogan.co.cc
Posting Komentar